Selasa, 23 Agustus 2016

Hadiah Bahagia di Rumah

Ikut lomba Blog dan juga Pendapat Sahabat Nova. Blognya kalah, tapi Alhamdulillah dapat yang pendapat sahabat Nova :) 

*dokumentasi rezeki, penyemangat diri

ALLAH MAHA AJAIB

Kemarin sore hadiah dari Sariwangi Berbagi Hangatnya Ramadhan nyampai di rumah dan disambut gembira Anggita (dan tentu saja emaknya).

Alhamdulillah, Anggita memang selalu menyambut gembira apa pun hadiah yang didapat (bingkisan teh juga bikin senyum2). Krucil ini lebih mudah bahagia dibanding emaknya.


Setelah 2 kali dapat hadiah bingkisan teh dari Sariwangi, kali ini ketiban kejutan, hadiah utama, lho. Ini kontes share artikel Ramadhan harian, trus pas hari tersebut tiba2 kok  jadi kontes foto. Nggak pakai mikir panjang karena kami memang biasa buka puasa pakai teh ini ya sekalian difotoin.

Ehm, foto apa adanya, biasa.., malah sebenarnya ini belum siap tapi si mas yang diminta motret nggak mau ngulang lagi, buru2 berangkat jamaah shalat tarawih di masjid. Rasanya gemes, tapi ya udahlah, kan emang ibadah lebih utama. 

Pas saya lihat lagi fotonya lumayanlah, malah natural, menunjang cerita momen buka puasa jadi ya bismillah aja, kirim dan 2 hari kemudian diumumkan menang hadiah microwave. Ya, sesederhana itu prosesnya.
Tadinya saya kira dapat voucher belanja, eh ternyata untuk foto kontes hadiahnya microwave oven *dan saya baru baca detail SK-nya kemudian.


Alhamdulillah...sering saya takjub dengan kejutan dari Allah. Begitu juga mungkin dengan krucil, dia pernah nanya"Mama, mama kok bisa menang, padahal foto kita biasa aja ya ?" 

 'Kok bisa ?' Ya, sungguh Allah maha bisa, maha ajaib. Allah-lah yang mengatur, semua hal mudah bagi Allah. Saat Allah pengin kasih hadiah buat kita, Allah gerakkan kita untuk bertemu dengan hadiah tersebut. Gimana ya  membahasakannya, ya begitulah, pokoknya Allah itu Maha Ajaib...

Tugas kita memang hanya berdoa sambil berusaha mewujudkan impian. Terus bersabar dan bersyukur. Masalah Hasilnya/apa yang akan kita dapat tergantung kehendak Gusti Allah. Ini bikin hati kita ringan dan terus semangat berusaha karena yakin Allah Maha Segala...

*dan sampai seminggu kemudian, microwave ini masih tersimpan manis di kardus, xixixi, padahal saya pernah pengiiiin banget punya beginian. Aiih...semoga hadiah ini berkah, aamiin allahumma aamiin


Senin, 30 Mei 2016

Hanya Perlu 2 Langkah tuk Bahagia di Rumah

           Pagi ini, seperti hari-hari biasanya, rumah menjadi sepi setelah suami dan anak2 berangkat beraktivitas (kerja dan sekolah). Setelah menutup pagar rumah saya pun mulai bebenah. Saya memilih mengerjakan pekerjaan rumah sendiri setelah si kecil lepas masa batita, karena saya merasa sanggup mengerjakannya. Sebagai ibu rumah tangga, rutinitas mengurus rumah itu ya begitulah. Membersihkan yang kotor, merapikan yang berantakan. Menjemukan ? Kalau saya boleh jujur saya akan jawab "Iyaa bangeet" Ups, tapi saya nggak mau ngeluh, Alhamdulillah itu pilihan saya. Saya bawa hepi aja.
Kok bisa ? Ya bisa dong. Menjadi bahagia itu pilihan dan saya sudah memilih untuk bahagia di rumah.
         Sebagai ibu sekaligus ratu di rumah, saya sadar banget kebahagiaan saya bisa membuat seisi rumah ceria, bahagia bak di surga. Yups, Happy Me, Happy Home. Makanya saya selalu berusaha bahagia.

Apa sih makna bahagia ? 
Dalam KBBI, arti bahagia itu adalah perasaan senang dan tentram, terbebas dari segala yang menyusahkan.
Jadi ini tentang perasaan, bukan pencapaian. Bahagia kita bisa jadi nggak sama, karena jelas ini bersikap subyektif. 
           Saya punya kegiatan Selingan Usir Penat andalan. Kalau saya bosan dengan pekerjaan rumah yang berulang saya lakukan, saya pun melakukan ReHat (Refleksi Hati), ngobrol dengan diri sendiri, kadang saya juga suka mencatat apa yang ada di angan, cerita seru sebagai ibu tuk kenangan dan memperpanjang kebahagiaan. Catatan ini Alhamdulillah sebagian udah jadi buku yang terbit secara indie. Ini salah satu cara saya mengenali diri dan bersyukur.
Buku hasil ReHat, Selingan Usir Penat yang bikin bahagia
Saya juga sempatkan diri tuk melakukan hobi. Hobi saya kebetulan sederhana, membaca dan momong krucils. Ini bikin hati bahagia luar biasa.

Saya suka membaca Tabloid wanita yang menginspirasi dan apa saja yang membuat diri senang dan bisa terus berkembang. 

Bahkan saya beberapa kali hadir di TalkShow yang sering diadakan tabloid Nova dan juga pernah ikut Mobil Nova dan Nova Inspiring Piknik. Keluar rumah sejenak dan bertemu dengan teman-teman juga bisa jadi sarana 'me time' yang sangat bermanfaat. 
        Salah satu acara Nova Inspiring Day yang berkesan dalam rangkaian NOVAVERSARY tahun 2015 yang saya ikuti adalah berlatih Yoga tawa dan mengikuti Talkshow Perempuan Berkilau. 

Saya mencatat Cara Menjadi Perempuan Bahagia di Segala Peran, yang dibawakan Ibu Sukmayanti Ranadiraksa, SPsi, MPsi.
            Dari sharing tersebut saya makin mantap  menerapkan 2 langkah tuk menjaga rasa bahagia di rumah.

Pertama dan terutama adalah menerima diri, mencintai diri apa adanya. Kuncinya adalah bersyukur. Dengan rasa syukur itu kita selalu bisa berpikir positif. Kita menyadari kekurangan dan kelebihan kita dan kemudian fokus mengembangkan diri.
Ingat juga untuk tidak membebani diri dengan target yang nggak realistis. Merasa cukuplah setelah kita berusaha dan kondisi tidak memungkinkan.
Jangan sampai seharian ngomel "Whaduh, jemuran kehujanan, gara-gara nggak ada brokoli di tukang sayur jadi buru-buru ke supermarket tadi. Whaduh udah siang belum bikin black forest buat camilan"dan seterusnya whaduh yang bikin emosi tinggi.
Kalau banyak "whaduh" nya harus segera teliti target dan kemampuan manajemen waktu kita biar bisa tetap hepi.
Bukankah bahagia itu adalah kepuasan yang kita rasakan sekarang ? Jadi untuk bisa merasa bahagia kita harus bisa merasa cukup. Jangan biarkan hal-hal kecil merusak kebahagiaan kita. Kadang ide masak saya berubah sesuai yang ada di gerobak tukang sayur, dan nggak masalah tuh.
 
Langkah kedua untuk bahagia adalah memberi, berbagi pada sekitar. 
Sudah coba ? Kalau belum, cobalah, dan rasakan bahagia itu. Berbagi bukan hanya materi. Kita bisa berbagi semangat, keceriaan, senyum, cerita bagus, ilmu, tulisan yang menginspirasi. Di era internet ini berbagi inspirasi menjadi lebih mudah, tapi kita harus selalu ingat saring sebelum sharing. Hanya berbagi yang baik, benar dan bermanfaat.
Berbagi bahagia dengan menjadi role model buat anak-anak di rumah itu sudah seperti keharusan bagi saya.

           Dengan 2 langkah tersebut, saya siap menyambut kedatangan 2 krucils dan suami dengan senyum yang mengembang. Anak2 lebih dahulu pulang. Sebisa mungkin saya menularkan kebahagiaan ke mereka. Bermain, ngobrol, mandi, ngemil hingga mereka pun bisa bahagia dan berwajah ceria saat membukakan pintu tuk papanya yang pulang kerja. Papa pun pasti akan bahagia memasuki rumah.
Inilah wajah Bahagia Keluarga Kami 

           Begitulah, untuk merasakan bahagia di rumah itu sederhana dan mudah. 
Ya, cukup 2 langkah, dimulai dengan diri yang bersyukur dan pancarkan ke seluruh rumah.
Happy Me, Happy Home, Happy Life. 

Jumat, 29 April 2016

#MOMAZING

Memory FB itu amazing.
Ini momen kenangan kemenangan setahun lalu.
Kontes seperti ini yang saya suka. Foto dan Cerita tentang perkembangan anak yang bikin kita sebagai emak merasa amazing (Momazing).
Foto dan cerita krucils saya banyak banget dan 2 foto inilah yang saya pilih.

Cerita tentang Anggita kecil (belum genap 2 tahun) yang minum susu uht di stasiun, tiba2 beranjak dari tempat duduk, jalan dengan 'uglik2' tuk membuang kotak susunya yang udah habis. Sungguh bikin saya terpana, bahagia, bangga. 

Foto lainnya adalah Anggita yang menggambar kupu2 untuk menghibur saya yang agak kecewa karena hujan jd gak bisa lihat kupu2 di taman.
Ini juga bikin saya terharu dengan sikap empati Anggita. Anggita sahabat terbaik saya :)

Entah foto mana yang terpilih. Jalan rezeki selalu misteri. Saya udah lama nggak ikut kuis/kontes. Alasannya karena komputer rusak dan saya gak bisa pakai Smartphone,  pokoknya maleslah, gagal move on dari komputer.

Ndilalah, Alhamdulillah, kersaning Allah saya bisa ikutan ini dan masuk ke barisan 20 finalis. Hadiahnya pas banget jd THR, uang tunai Rp. 2 juta rupiah.

Nah, jadi harus rajin2 ngontes, eh harus terus berupaya melakukan hal2 yang menyenangkan dan bermanfaat buat diri dan keluarga.

Jadi malu sama Gusti Allah kalau saya nggak bergerak menjemput rezeki yang sudah disiapkan. Semangaaaat...

Sabtu, 16 April 2016

Ngubek Perpustakaan Sambil Tiduran

Udah jam 9 malam tapi krucils belum merem, asyik dengerin musik. Sekali-sekali biarlah toh besok libur.
Emaknya asyik juga fesbukan, nemu berita tentang iJakarta, Perpustakaan Digital, langsung coba pasang dan daftar jd anggota perpustakaan. Klak klik, nyari cara pinjamnya gimana. Nggak ada petunjuknya, untungnya webnya simple dan mudah diakses. Bukunya lumayan banyak dan menarik. Coba tebak, buku apa yang dipinjam si mak ? 

Selasa, 12 April 2016

BAHAGIA, NGEBLOG SUKA-SUKA

Saya punya beberapa blog bukan diniatkan buat ternak blog atau apalah-apalah, tapi karena emang pengin bikin2 aja *eh.

Bisa punya beberapa blog karena gaptek, kalau nemuin masalah semisal lupa password atau bahkan lupa nama blognya, ngabur gitu aja. Sering juga bosan dan ngerasa nggak perlu ngeblog, trus pengin lagi, bikin lagi, xixi (alamak labilnya si emak).

Sebenarnya buat apa sih ngeblog ? 

Saya pernah baca anjuran gini 

"Ngeblog-lah supaya lebih bahagia ! 
Buat saya sih, ngeblog itu ibarat curhat sempurna. Ngeblog juga bisa jadi cara mendokumentasikan kenangan, memperpanjang kebahagiaan. 

Yups...jadi lebih bahagia ternyata mudah kan ya..
Ya...gitu deh, ngeblog suka-suka yang bikin bahagia :)
Seneng aja pas udah selesai nulis curhat, plong...

Ehm, mau pamer eh mendokumentasikan kenangan beberapa blog yang saya punya. Isinya sih sejenis, curhat emak, cerita tentang anak2, xixi ini nanti akan jadi harta karun warisan buat anak cucu yang lucu-lucu